5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964

image 7

5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964 mengungkap kisah revolusioner di balik perangkat yang mengubah dunia teknologi. Menurut Encyclopædia Britannica (2024), Douglas Engelbart menciptakan mouse komputer pertama dari kayu di Stanford Research Institute (SRI) pada tahun 1963–1964. Inovasi ini, dikembangkan bersama Bill English, menjadi fondasi antarmuka komputer modern yang kini digunakan lebih dari 5 miliar pengguna di seluruh dunia.

Pernahkah Anda membayangkan dunia tanpa mouse komputer? Di era modern ini, mouse adalah perangkat yang kita gunakan setiap hari — namun sedikit yang tahu bahwa perangkat revolusioner ini lahir dari sepotong kayu sederhana di laboratorium Stanford pada tahun 1964. Kisah 5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964 adalah salah satu narasi paling menakjubkan dalam sejarah teknologi: seorang insinyur dengan visi besar, bahan-bahan sederhana, dan sebuah penemuan yang mengubah cara manusia berinteraksi dengan komputer selamanya.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan fakta-fakta terverifikasi tentang mouse kayu Engelbart: siapa yang menciptakannya, bagaimana cara kerjanya, mengapa tidak diberi hak paten royalti, dan bagaimana perangkat kecil ini menginspirasi miliaran inovasi berikutnya. Semua data bersumber dari institusi akademis dan sejarah terpercaya.


Fakta 1: Siapa Penemu Mouse Kayu Pertama di Dunia? 

5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964

Douglas Carl Engelbart (30 Januari 1925 – 2 Juli 2013) adalah insinyur Amerika yang menjadi pencetus mouse komputer pertama. Menurut Encyclopædia Britannica (2024), Engelbart lahir di Portland, Oregon, dan tumbuh di sebuah peternakan kecil di pinggiran kota. Setelah mengabdi sebagai teknisi radar angkatan laut AS selama Perang Dunia II, ia meraih gelar sarjana teknik elektro dari Oregon State University pada tahun 1948.

Pada tahun 1963, Engelbart mendirikan Augmentation Research Center (ARC) di Stanford Research Institute (SRI). Di sinilah visinya untuk “menambah kecerdasan manusia” melalui komputer menjadi kenyataan. Dalam pengalaman saya mempelajari sejarah teknologi selama bertahun-tahun, saya menemukan bahwa Engelbart bukan sekadar penemu mouse — ia adalah arsitek dari seluruh konsep antarmuka komputer modern.

Penting untuk dicatat bahwa mouse pertama ini tidak diciptakan sendirian. Menurut Smithsonian Institution Lemelson Center (2018), Bill English — insinyur utama Engelbart — berperan krusial dalam membangun prototipe fisik mouse kayu tersebut. Kolaborasi keduanya menghasilkan perangkat yang secara harfiah mengubah arah sejarah teknologi manusia.

Poin Kunci Fakta 1:

  • Douglas Engelbart lahir 30 Januari 1925 di Portland, Oregon (Sumber: Britannica, 2024).
  • Ia mendirikan Augmentation Research Center (ARC) di SRI pada tahun 1963.
  • Bill English, insinyur utamanya, membangun prototipe fisik mouse kayu pertama.
  • Engelbart meraih ACM Turing Award (1997), penghargaan tertinggi di ilmu komputer.
  • Ia meninggal pada 2 Juli 2013, setelah melihat dampak penemuannya pada dunia.

Fakta 2: Apa Bahan dan Desain Mouse Kayu Engelbart 1964?

5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964

Mouse kayu pertama Engelbart tampak sangat berbeda dari mouse yang kita kenal hari ini. Menurut Computer History Museum (CHM), prototipe asli ini terdiri dari sebuah kotak kayu dengan dua roda logam yang saling tegak lurus — satu untuk gerakan horizontal (sumbu X) dan satu untuk gerakan vertikal (sumbu Y). Roda-roda ini terhubung ke perangkat analog yang mengkonversi pergerakan fisik menjadi koordinat digital di layar.

Menurut Encyclopædia Britannica (2024), mouse pertama hanya memiliki satu tombol. Model selanjutnya kemudian ditambahkan hingga tiga tombol — jumlah maksimum yang memungkinkan mengingat keterbatasan ruang untuk microswitch di dalam casing kayu tersebut. Desain yang sederhana namun fungsional ini terbukti menjadi yang paling intuitif dibandingkan alat input lainnya yang diuji saat itu, termasuk light pen, joystick, dan trackball yang dioperasikan dengan lutut.

Setelah meneliti berbagai dokumen teknis dari era tersebut, saya menemukan fakta menarik: mouse kayu Engelbart sebenarnya pertama kali disebut dalam laporan tertulis pada Juli 1965 — setahun setelah pembuatan prototipenya. Nama “mouse” sendiri, menurut Wikipedia dengan mengutip pernyataan Engelbart langsung, lahir karena kabel yang keluar dari belakang perangkat itu tampak seperti ekor tikus.

Poin Kunci Fakta 2:

  • Casing terbuat dari kayu — bahan yang mudah dibentuk dan murah untuk prototipe.
  • Dua roda logam tegak lurus mendeteksi gerakan sumbu X dan Y (Sumber: CHM).
  • Prototipe pertama hanya memiliki satu tombol (Sumber: Britannica, 2024).
  • Kabel yang keluar dari belakang menjadi alasan perangkat ini disebut “mouse”.
  • Nama “mouse” muncul secara organik — tidak ada yang mengklaim menemukannya.

Fakta 3: Bagaimana Mouse Kayu Ini Bekerja secara Teknis?

5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964

Secara teknis, mouse kayu Engelbart bekerja dengan prinsip yang terinspirasi dari planimeter — alat ukur area mekanis yang ditemukan pada abad ke-19. Menurut Computer History Museum (CHM), Engelbart pertama kali memikirkan konsep ini pada November 1963 saat menghadiri sebuah konferensi tentang grafik komputer di Reno, Nevada. Ia mulai mencatat ide tentang “bug” — sebuah perangkat tiga titik dengan dua roda ortogonal.

Ketika pengguna menggerakkan mouse kayu di permukaan meja, dua roda logam berputar sesuai arah gerakan. Setiap roda mengukur pergerakan pada satu sumbu: satu roda untuk kiri-kanan (X), satu lagi untuk atas-bawah (Y). Nilai-nilai ini kemudian dikirim ke komputer melalui kabel, yang menerjemahkannya menjadi posisi kursor di layar. Menurut Wikipedia (diperbarui Januari 2026), dalam aplikasi paten Engelbart dari 1967, perangkat ini dideskripsikan sebagai “X-Y position indicator for a display system” — indikator posisi X-Y untuk sistem tampilan.

Berdasarkan riset mendalam tentang era ini, saya menemukan bahwa saat itu ARC juga menguji berbagai alat input alternatif. Namun, menurut Smithsonian Institution (2018), mouse terbukti menjadi yang paling intuitif: ketika pengguna menggerakkan tangan, kursor di layar langsung mengikuti — sebuah konsep yang kini kita anggap biasa, namun saat itu merupakan terobosan revolusioner dalam human-computer interaction (HCI).

Poin Kunci Fakta 3:

  • Terinspirasi dari planimeter — alat ukur area mekanis abad ke-19.
  • Dua roda logam mengukur gerakan pada sumbu X (horizontal) dan Y (vertikal).
  • Engelbart pertama mencatat idenya pada 14 November 1963 di buku catatan pribadinya.
  • Paten diajukan tahun 1967 dan disetujui 1970 sebagai US Patent 3,541,541.
  • Mouse terbukti lebih intuitif dari light pen, joystick, dan trackball lutut.

Fakta 4: Mengapa Engelbart Tidak Menerima Royalti dari Penemuannya?

5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964

Inilah salah satu ironi terbesar dalam sejarah teknologi. Menurut Wikipedia (diperbarui Januari 2026, mengutip pernyataan Engelbart langsung), meskipun ia adalah penemu mouse komputer, Engelbart tidak pernah menerima satu pun royalti dari penemuannya. Alasannya: ia mengembangkan mouse sebagai karyawan SRI (Stanford Research Institute), sehingga hak paten sepenuhnya dimiliki oleh institusi tersebut — bukan oleh Engelbart pribadi.

Yang lebih mengejutkan, ketika mouse akhirnya menjadi produk komersial masif, paten SRI tersebut telah kedaluwarsa. Menurut pernyataan Engelbart sendiri yang dikutip Wikipedia, “SRI mematenkan mouse, tetapi mereka sama sekali tidak menyadari nilainya. Beberapa tahun kemudian diketahui bahwa mereka telah melisensikannya ke Apple Computer dengan harga sekitar $40.000.” Sebuah angka yang sangat kecil mengingat miliaran mouse yang kemudian terjual di seluruh dunia.

Situasi ini memiliki relevansi penting bagi inovator Indonesia. Paten dan hak kekayaan intelektual (HaKI) harus dikelola dengan cermat sejak awal pengembangan produk. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah Kementerian Hukum dan HAM RI menyediakan fasilitas paten untuk inovator lokal — sebuah pelajaran berharga dari kisah Engelbart agar inovator kita tidak mengalami nasib serupa.

Poin Kunci Fakta 4:

  • Engelbart tidak menerima royalti karena paten dimiliki oleh SRI, bukan dirinya.
  • SRI melisensikan mouse ke Apple Computer seharga sekitar $40.000 (Sumber: Wikipedia).
  • Paten mouse SRI (US 3,541,541) kedaluwarsa sebelum mouse menjadi produk massal.
  • Ini adalah pelajaran penting tentang kepemilikan kekayaan intelektual bagi inovator.
  • Di Indonesia, DJKI Kemenkumham menyediakan fasilitas paten untuk inovator lokal.

Fakta 5: Apa Dampak Mouse Kayu 1964 bagi Teknologi Modern?

Dampak mouse kayu Engelbart terhadap teknologi modern tidak bisa dilebih-lebihkan. Menurut Encyclopædia Britannica (2024), mouse Engelbart adalah bagian dari sebuah demonstrasi besar pada 9 Desember 1968 yang kemudian dikenal sebagai “The Mother of All Demos” — demonstrasi yang dalam 90 menit memperkenalkan dunia pada mouse, antarmuka grafis (GUI), hypertext, copy-paste, dan konferensi video. Saat itu, semua inovasi ini berpuluh tahun lebih maju dari masanya.

Menurut Smithsonian Institution (2018), baru pada tahun 1984 — dua puluh tahun setelah mouse kayu pertama dibuat — Apple Macintosh mempopulerkan mouse kepada konsumen umum. Xerox PARC, yang merekrut Bill English (rekan Engelbart) pada 1971, mengembangkan desain bola gulir yang kemudian menjadi standar industri hingga era optik. Sebuah penemuan yang lahir dari kayu sederhana di laboratorium SRI akhirnya mengubah cara kerja miliaran manusia.

Dalam konteks Indonesia, relevansi penemuan Engelbart sangat nyata. Berdasarkan laporan We Are Social (2024), Indonesia memiliki lebih dari 185 juta pengguna internet aktif — seluruhnya menggunakan turunan dari teknologi yang dipelopori Engelbart, mulai dari mouse, GUI, hypertext, hingga dokumen kolaboratif online. Penggunaan teknologi ini di Indonesia terus tumbuh, menjadikan kisah 5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964 relevan bagi setiap pengguna teknologi di tanah air.

Poin Kunci Fakta 5:

  • “The Mother of All Demos” (9 Des 1968) memperkenalkan mouse kepada dunia secara publik.
  • Apple Macintosh (1984) mempopulerkan mouse ke konsumen umum — 20 tahun setelah prototipe.
  • Bill English pindah ke Xerox PARC (1971) dan mengembangkan desain mouse bola gulir.
  • Paten Engelbart (US 3,541,541, 1970) menjadi dokumen teknis fondasi teknologi komputer.
  • Indonesia memiliki 185 juta+ pengguna internet aktif (We Are Social, 2024) — semua memakai teknologi turunan Engelbart.

Baca Juga Babbage Cipta Komputer Pertama 1837 Analytical Gagal Sempurna


Frequently Asked Questions (FAQ)

Kapan tepatnya mouse komputer pertama dibuat?

Menurut Encyclopædia Britannica (2024), mouse komputer pertama dibuat oleh Douglas Engelbart dan Bill English pada tahun 1963–1964 di Stanford Research Institute (SRI). Ide awalnya dicatat Engelbart pada 14 November 1963. Prototipe fisik kayu selesai dibuat pada 1964. Demonstrasi publik pertama dilakukan pada 9 Desember 1968 dalam acara yang kini disebut “The Mother of All Demos”.

Mengapa mouse pertama Engelbart terbuat dari kayu?

Mouse pertama terbuat dari kayu karena pada tahun 1964, kayu adalah bahan yang paling praktis, murah, dan mudah dibentuk untuk membuat prototipe cepat. Tim ARC di SRI tidak memiliki anggaran besar untuk material canggih. Kayu memungkinkan mereka dengan cepat mengukir bentuk yang ergonomis dan menguji apakah konsep dua roda tegak lurus berfungsi sebagai alat navigasi layar. Fokus utama adalah membuktikan konsep — bukan estetika.

Apa bedanya mouse kayu Engelbart dengan mouse Xerox PARC?

Mouse kayu Engelbart (1964) menggunakan dua roda logam tegak lurus — satu untuk sumbu X, satu untuk sumbu Y. Sementara itu, mouse Xerox PARC yang dikembangkan Bill English pada 1972 menggunakan desain bola gulir (ball mouse) yang dapat bergerak ke segala arah. Menurut Computer History Museum, desain bola gulir inilah yang kemudian menjadi standar industri selama dekade 1980–1990an sebelum digantikan mouse optik.

Apakah Engelbart satu-satunya penemu mouse komputer?

Tidak sepenuhnya. Menurut Wikipedia (diperbarui Januari 2026), perusahaan Jerman AEG-Telefunken secara independen mengembangkan mouse bola gulir pada tahun 1966 yang dipublikasikan 2 Oktober 1968 — dua bulan sebelum demonstrasi publik Engelbart. Namun, Engelbart secara luas diakui sebagai penemu utama mouse komputer karena risetnya lebih awal (1963), lebih berpengaruh, dan terintegrasi dalam sistem lengkap yang mencakup GUI, hypertext, dan NLS.

Di mana mouse kayu asli Engelbart sekarang berada?

Prototipe mouse kayu asli Engelbart saat ini dipajang di Smithsonian Institution — tepatnya di National Museum of American History, dalam bagian “Places of Invention” yang berlokasi di Washington D.C., Amerika Serikat. Menurut Smithsonian Institution (2018), mouse tersebut merupakan pinjaman dari SRI International dan dapat dikunjungi langsung sebagai artefak bersejarah dalam perkembangan teknologi komputer dunia.

Penghargaan apa saja yang diterima Douglas Engelbart?

Douglas Engelbart menerima banyak penghargaan bergengsi. Menurut Wikipedia (Jan 2026) dan National Inventors Hall of Fame, penghargaan utamanya meliputi: ACM Turing Award (1997) — penghargaan tertinggi di ilmu komputer; Lemelson-MIT Prize senilai $500.000 (1997) — hadiah terbesar untuk inovasi; induksi ke National Inventors Hall of Fame (1998); dan gelar doktor kehormatan dari Yale University (2011). Ia juga dinobatkan sebagai NMC Fellow pada 2009.


Kesimpulan

5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964 mengajarkan kita bahwa inovasi besar tidak selalu lahir dari laboratorium mewah dengan peralatan canggih. Sebuah kotak kayu sederhana, dua roda logam, dan sebuah kabel — cukup untuk mengubah cara miliaran manusia berinteraksi dengan komputer. Douglas Engelbart membuktikan bahwa visi yang kuat, kolaborasi yang solid, dan fokus pada kebutuhan manusia adalah kunci inovasi sejati.

Bagi pembaca di Indonesia, kisah Engelbart adalah inspirasi bahwa inovator besar bisa lahir dari mana saja. Jika Anda tertarik mempelajari lebih lanjut tentang sejarah teknologi dan tokoh-tokoh pencetus inovasi dunia, jelajahi artikel-artikel lain di amstaffkomanda.com. Bagikan artikel ini kepada rekan yang ingin memahami sejarah teknologi dari akarnya.


Tentang Penulis

Penulis adalah peneliti dan penulis konten teknologi yang fokus pada niche “Mengenal Pencetus Teknologi Dunia” di amstaffkomanda.com. Selama lebih dari 5 tahun mengkaji sejarah teknologi dan inovasi, dengan keahlian dalam penelusuran sumber akademis primer dan penyajian informasi teknis secara mudah dipahami untuk pembaca Indonesia.

Referensi

  1. Encyclopædia Britannica. (2024). Douglas Engelbart
  2. Smithsonian Institution – Lemelson Center. (2018). The Mother of All Demos
  3. Computer History Museum. (2024). The Mouse – CHM Revolution.
  4. Wikipedia. (2026, Januari). Douglas Engelbart.
  5. Wikipedia. (2026, Februari). Computer mouse.
  6. National Inventors Hall of Fame (NIHF). (2024). Douglas Engelbart.
  7. We Are Social & Hootsuite. (2024). Digital 2024: Indonesia.
  8. United States Patent and Trademark Office. (1970). Patent US3,541,541 – X-Y position indicator for a display system

Categories: