Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google terletak pada satu filosofi yang sederhana namun radikal: laboratorium X milik Alphabet hanya tertarik pada ide yang terdengar mustahil. Menurut X Development (2026), sebuah moonshot harus memenuhi tiga syarat sekaligus — masalah besar, solusi radikal, dan teknologi terobosan. Dari laboratorium ini lahir Waymo, kini bernilai $126 miliar (CNBC, 2 Februari 2026), dan Taara, yang pada 23 Februari 2026 meluncurkan chip fotonik mampu mengirimkan internet 25 Gbps lewat udara tanpa kabel.
Apa Itu Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google?

Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google dimulai pada Januari 2010 ketika Google mendirikan X — sebuah laboratorium semi-rahasia yang kini dikenal sebagai “The Moonshot Factory.” Berlokasi sekitar setengah mil dari Googleplex di Mountain View, California, X tidak bertugas memperbaiki produk Google yang sudah ada.
Menurut blog resmi X Development (2026), misi X adalah “invent and launch ‘moonshot’ technologies that we hope could make the world a radically better place.” Dipimpin Astro Teller sebagai CEO dan “Captain of Moonshots,” X menetapkan definisi moonshot yang sangat spesifik: irisan antara tiga komponen — masalah besar di dunia, solusi radikal yang bisa membuat masalah itu lenyap, dan teknologi terobosan yang memberi harapan nyata untuk memecahkannya (TechCrunch, November 2025).
Satu prinsip yang tidak bisa ditawar: jika sebuah ide terdengar masuk akal, X tidak tertarik. Menurut Teller di TechCrunch Disrupt 2025, ide yang terdengar “reasonable” justru tidak memenuhi definisi moonshot — karena by definition, ide itu bukan moonshot.
Di dalam X terdapat laboratorium biologi sintetis, bengkel mekanik, lab cetak 3D, lab bahan, dan lab analitik. Menurut X Development (2026), hampir tidak ada tempat lain di dunia yang memiliki kumpulan laboratorium dan talenta seperti ini dalam satu atap.
Poin Kunci:
- X didirikan Januari 2010 oleh Google, kini beroperasi di bawah Alphabet sebagai “The Moonshot Factory.”
- Dipimpin Astro Teller — entrepreneur dan ilmuwan yang menjabat sebagai CEO dan “Captain of Moonshots” (X Development, 2026).
- Moonshot = masalah besar + solusi radikal + teknologi terobosan (TechCrunch, November 2025).
- X menyelidiki ratusan ide setiap tahun; hanya sedikit yang lolos proses pengujian ketat (X Development, 2026).
Bagaimana X Memilih dan Membunuh Ide Moonshot?

Inilah inti dari Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google yang paling jarang dipahami: X secara aktif mencari alasan untuk membunuh ide, bukan mempertahankannya.
Menurut TechCrunch (November 2025), Teller menjelaskan proses ini di TechCrunch Disrupt 2025 secara gamblang. Begitu sebuah ide memenuhi tiga kriteria moonshot dan bisa dijadikan hipotesis yang dapat diuji, X mengalokasikan sumber daya kecil untuk mencari tahu apakah ide itu sedikit lebih gila atau sedikit kurang gila dari yang diperkirakan. Jika ternyata lebih gila? Teller berkata, “Cool, high five, let’s put a bullet in its head and move on.”
Budaya ini mensyaratkan satu hal yang tidak lazim: orang harus bisa melepaskan diri dari ide mereka sendiri. Hasilnya adalah bahwa Teller mengaku tidak tahu siapa yang memulai proyek besar seperti Waymo dan Wing (TechCrunch, November 2025). Ketika proyek berhasil di-spinout menjadi perusahaan mandiri, seluruh tim mendapat bagian kepemilikan — insentif nyata untuk berpikir besar sekaligus jujur secara intelektual.
Skala penyaringan ini sungguh tidak biasa. Menurut X Development (2026), X menyelidiki ratusan ide setiap tahun, namun hanya sedikit yang bertahan melewati proses pengujian dan de-risking yang ketat untuk menjadi bisnis moonshot sesungguhnya.
Poin Kunci:
- X secara aktif merayakan penghentian proyek sebagai tanda kejujuran intelektual, bukan kegagalan (TechCrunch, November 2025).
- Teller mengaku tidak tahu siapa yang memulai Waymo dan Wing — bukti detasemen antara orang dan ide.
- Karyawan mendapat kepemilikan saham di perusahaan spinout — insentif untuk berpikir besar tanpa bias.
- X menyelidiki ratusan ide per tahun; hanya sedikit yang bertahan menjadi moonshot penuh (X Development, 2026).
Proyek-Proyek Moonshot Aktif dari X per 2026

Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google kini menghasilkan sejumlah proyek yang sedang aktif berjalan. Berikut daftarnya berdasarkan data terbaru yang terverifikasi.
Taara: Internet 25 Gbps via Sinar Cahaya (Tanpa Kabel)
Taara adalah moonshot untuk konektivitas global. Teknologinya, Free-Space Optical Communication (FSOC), mengirimkan data melalui sinar cahaya yang sangat sempit antar dua terminal — seperti serat optik, tetapi tanpa kabel dan tanpa menggali tanah.
Pada Maret 2025, Taara resmi lulus dari X dan menjadi perusahaan independen bernama Taara Connect Inc. Kemudian, pada 23 Februari 2026, Taara mengumumkan terobosan terbesarnya: Taara Photonics dan produk pertamanya, Taara Beam — platform komunikasi nirkabel pertama di dunia berbasis optical phased arrays yang seluruhnya terintegrasikan ke dalam satu chip silikon (Taara Official, 23 Februari 2026; SiliconANGLE, 23 Februari 2026).
Spesifikasi Taara Beam yang telah dikonfirmasi secara resmi (Taara Official, 23 Februari 2026):
- Kecepatan: hingga 25 Gbps bidirectional
- Jangkauan: hingga 10 kilometer
- Ukuran: sebesar kotak sepatu (shoebox-sized)
- Instalasi: dalam hitungan jam, tanpa menggali tanah atau lisensi spektrum
Taara Lightbridge, produk generasi sebelumnya, sudah aktif di lebih dari 20 negara dengan operator termasuk Bharti Airtel, T-Mobile, SoftBank, dan Digicel (SiliconANGLE, 23 Februari 2026). Taara Beam akan debut resmi di MWC Barcelona 2026 pada 2–5 Maret 2026.
Tapestry: AI untuk Jaringan Listrik
Tapestry adalah moonshot X untuk jaringan listrik. Misinya membuat grid listrik menjadi “visible” — transparan dan bisa dikelola secara menyeluruh. Platform berbasis AI ini menyatukan data lintas sistem transmisi dan distribusi untuk membantu perusahaan utilitas merencanakan dan memodernisasi jaringan mereka.
Dua alat utamanya adalah Grid Planning Tool — untuk simulasi jangka panjang — dan GridAware — sistem computer vision yang mendeteksi kerusakan peralatan dan mengotomatisasi inspeksi (Wikipedia/X Development, 2026).
Project Bellwether: AI Penjaga Bencana Alam
Diperkenalkan pada April 2024, Project Bellwether menerapkan AI pada data observasi Bumi untuk memprakirakan dan merespons bencana alam — kebakaran hutan, banjir, badai. Menurut Wikipedia/X Development (2026), proyek ini telah mengembangkan alat yang mampu memprediksi risiko kebakaran hutan hingga lima tahun ke depan, menilai kerusakan infrastruktur pascabencana, dan mendukung perusahaan asuransi dalam evaluasi risiko portofolio mereka.
Pada Juni 2025, Bellwether bermitra dengan perusahaan asuransi Hiscox untuk meningkatkan pemodelan risiko kebakaran di California (Wikipedia/X Development, 2026).
Moonshot for Circularity: Daur Ulang Plastik Berbasis AI
Diumumkan November 2024, proyek ini menggunakan pencitraan hiperspektral, AI, dan pemrosesan data skala besar untuk mengidentifikasi dan menyortir plastik di tingkat molekuler — bertujuan meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi limbah yang sulit diproses (Wikipedia/X Development, 2026).
A-Life: Manufaktur Berbasis Biologi
A-Life adalah moonshot terbaru yang baru saja diperkenalkan X, bertujuan membuka potensi manufaktur melalui kekuatan biologi (X Development, 2026).
Poin Kunci:
- Taara Beam resmi diumumkan 23 Februari 2026: 25 Gbps, jangkauan 10 km, ukuran sekotak sepatu (Taara Official, 2026).
- Taara Lightbridge sudah aktif di 20+ negara bersama Airtel, T-Mobile, SoftBank, dan Digicel (SiliconANGLE, 2026).
- Project Bellwether mampu memprediksi risiko kebakaran hutan hingga 5 tahun ke depan (Wikipedia/X Development, 2026).
- Tapestry membangun platform AI untuk modernisasi jaringan listrik di seluruh dunia.
Waymo: Bukti Moonshot Bernilai $126 Miliar
Tidak ada contoh yang lebih kuat untuk membuktikan Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google dibandingkan Waymo.
Proyek ini dimulai sebagai inisiatif internal Google yang dipimpin insinyur Sebastian Thrun dari Stanford — tim yang sebelumnya menciptakan kendaraan robot Stanley yang memenangkan DARPA Grand Challenge 2005. Pada Desember 2016, Google resmi memisahkan proyek ini menjadi perusahaan mandiri bernama Waymo di bawah Alphabet (Wikipedia/X Development, 2026).
Hasilnya, lebih dari satu dekade kemudian, luar biasa. Menurut pernyataan resmi Waymo yang dikonfirmasi CNBC (2 Februari 2026), Waymo telah menyelesaikan lebih dari 20 juta perjalanan secara kumulatif — dan pada 2 Februari 2026, Waymo mengumumkan putaran pendanaan senilai $16 miliar dengan valuasi $126 miliar post-money, yang dikonfirmasi CNBC dan Bloomberg (2 Februari 2026). Ini adalah investasi terbesar dalam sejarah kendaraan otonom.
Putaran ini dipimpin oleh Dragoneer Investment Group, DST Global, dan Sequoia Capital. Alphabet tetap menjadi investor mayoritas (Bloomberg, 2 Februari 2026). Untuk konteks: valuasi $126 miliar ini lebih dari dua kali lipat valuasi Waymo dari putaran sebelumnya di Oktober 2024 (saat itu $45 miliar dari Series C senilai $5,6 miliar).
Per Februari 2026, Waymo beroperasi di enam kota besar AS: San Francisco, Phoenix, Los Angeles, Atlanta, Austin, dan Miami. Pada 2026, Waymo berencana memperluas layanan ke lebih dari 10 kota AS tambahan, serta London sebagai pasar internasional pertamanya (CNBC, 2 Februari 2026; Electrek, 2 Februari 2026).
Poin Kunci:
- Waymo melampaui 20 juta perjalanan kumulatif (pernyataan Waymo yang dikonfirmasi CNBC, Februari 2026).
- Valuasi $126 miliar post-money setelah putaran $16 miliar pada 2 Februari 2026 (CNBC & Bloomberg, 2026).
- Valuasi ini lebih dari 2x lipat dari $45 miliar di Oktober 2024.
- Rencana ekspansi 2026 mencakup 10+ kota AS baru dan London sebagai pasar internasional pertama (CNBC & Electrek, 2026).
Strategi Spinout 2025–2026: Series X Capital
Ini adalah evolusi terbaru yang mendefinisikan ulang cara kerja Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google.
Menurut TechCrunch (November 2025), Astro Teller mengungkapkan di TechCrunch Disrupt 2025 bahwa X kini semakin sering meluncurkan proyek moonshot sebagai perusahaan independen — bukan lagi sebagai anak perusahaan Alphabet. Strateginya bertumpu pada Series X Capital, sebuah dana ventura yang secara eksklusif berinvestasi pada spinout dari X, dan di dalamnya Alphabet hanya menjadi LP minoritas.
Teller menjelaskan logikanya secara langsung: jika Alphabet menjadi satu-satunya LP, maka semua investasi dari dana tersebut masih akan berada di dalam Alphabet. Itu justru mengalahkan seluruh tujuan kemandirian yang ingin dicapai. Series X Capital telah mengumpulkan lebih dari $500 juta dan dikelola oleh Gideon Yu — mantan eksekutif YouTube dan mantan CFO Facebook (TechCrunch, November 2025).
Sepanjang 2025, X telah melakukan setidaknya dua spinout besar yang dikonfirmasi TechCrunch (November 2025): Taara (Maret 2025) dan Heritable Agriculture — startup bioteknologi yang menggunakan machine learning untuk mempercepat pemuliaan tanaman dan meningkatkan ketahanannya terhadap perubahan iklim. Heritable telah mendapat pendanaan dari FTW Ventures, Mythos Ventures, dan SVG Ventures (Wikipedia/X Development, 2026).
Spinout terbaru yang diumumkan adalah Anori — platform AI untuk membantu pengembang real estate, arsitek, kontraktor, dan kota dalam mengelola proyek bangunan yang kompleks (TechCrunch, November 2025). Spinout sebelumnya yang sudah mendapat pendanaan eksternal antara lain Malta (penyimpanan energi terbarukan), Dandelion (pemanas geotermal), dan iyO (earphone bertenaga AI, pendanaan $21 juta dari investor termasuk Alphabet dan Horizons Ventures) (Wikipedia/X Development, 2026).
Poin Kunci:
- Series X Capital mengumpulkan $500 juta+ untuk mendanai spinout X, dengan Alphabet sebagai LP minoritas (TechCrunch, November 2025).
- Minimal dua spinout terkonfirmasi di 2025: Taara (Maret) dan Heritable Agriculture (TechCrunch, November 2025).
- Anori — AI untuk konstruksi dan real estate — adalah moonshot terbaru yang diumumkan sebelum TechCrunch Disrupt 2025.
- iyO telah mendapat $21 juta pendanaan; investor termasuk Alphabet dan Horizons Ventures (Wikipedia/X Development, 2026).
Pelajaran Moonshot untuk Indonesia
Memahami Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google bukan sekadar pengetahuan teknologi global — ini relevan secara langsung untuk Indonesia.
Taara dan kesenjangan konektivitas. Indonesia adalah negara kepulauan dengan wilayah 3T (terdepan, terluar, terpencil) yang masih menghadapi tantangan infrastruktur internet besar. Taara Beam — yang bisa dipasang dalam hitungan jam tanpa menggali tanah atau mengurus lisensi spektrum, dengan kecepatan 25 Gbps dalam jangkauan 10 km — adalah teknologi yang secara teknis sangat sesuai untuk kondisi geografis Indonesia. Taara Lightbridge sudah beroperasi di 20+ negara termasuk negara berkembang di Afrika dan Pasifik. Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar berikutnya.
Project Bellwether dan bencana alam. Indonesia secara konsisten masuk dalam daftar negara paling terdampak bencana hidrometeorologi. Kemampuan Bellwether untuk memprediksi risiko kebakaran hutan hingga lima tahun ke depan, menilai kerusakan infrastruktur pascabencana, dan mendukung evaluasi risiko adalah kapabilitas yang sangat dibutuhkan oleh BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, dan perusahaan asuransi di Indonesia.
Filosofi moonshot untuk startup Indonesia. Bagi ekosistem startup Indonesia, pendekatan X menawarkan kerangka berpikir yang bisa langsung diadopsi. Pilihlah masalah yang cukup besar untuk layak diperjuangkan, rancang solusi yang ambisius, dan uji asumsi paling berisiko lebih dulu dengan biaya sekecil mungkin. Jika hasilnya buruk — hentikan segera, pelajari, dan lanjutkan. Ini adalah kebalikan dari kultur “pivot lambat” yang masih umum di banyak startup.
Poin Kunci:
- Taara Beam (25 Gbps, instalasi dalam jam) secara teknis cocok untuk menjawab kesenjangan konektivitas di wilayah 3T Indonesia.
- Project Bellwether (prediksi bencana 5 tahun ke depan) relevan langsung untuk BNPB dan sistem mitigasi bencana Indonesia.
- Heritable Agriculture (AI untuk pemuliaan tanaman) membuka peluang kolaborasi untuk ketahanan pangan Indonesia.
- Filosofi “bunuh ide yang buruk secepat mungkin” dari X adalah model yang bisa diadopsi startup Indonesia.
Baca Juga 5 Fakta Engelbart Mouse Kayu Pertama 1964
Frequently Asked Questions
Apa itu X moonshot factory milik Google?
X moonshot factory — nama resminya X Development LLC — adalah laboratorium riset semi-independen milik Alphabet, perusahaan induk Google. Didirikan Januari 2010, X bertugas menemukan dan menguji teknologi yang benar-benar baru untuk memecahkan masalah besar dunia, bukan memperbaiki produk yang sudah ada. Menurut X Development (2026), misinya adalah “invent and launch ‘moonshot’ technologies that we hope could make the world a radically better place.”
Apa saja proyek moonshot X yang aktif pada 2026?
Per Februari 2026, proyek yang masih dalam inkubasi X mencakup Tapestry (AI untuk jaringan listrik), Project Bellwether (AI untuk prediksi dan respons bencana alam), Moonshot for Circularity (daur ulang plastik berbasis AI), dan A-Life (manufaktur berbasis biologi). Proyek yang sudah spinout menjadi perusahaan mandiri antara lain Taara (konektivitas optik), Heritable Agriculture, iyO, Malta, Dandelion, Anori, dan Chorus. Waymo dan Wing sudah menjadi anak perusahaan Alphabet tersendiri (Wikipedia/X Development, 2026).
Berapa nilai Waymo sekarang?
Per 2 Februari 2026, Waymo bernilai $126 miliar post-money setelah menutup putaran pendanaan senilai $16 miliar yang dipimpin Dragoneer Investment Group, DST Global, dan Sequoia Capital, dengan Alphabet sebagai investor mayoritas. Ini lebih dari dua kali lipat valuasi $45 miliar dari Oktober 2024 (CNBC & Bloomberg, 2 Februari 2026).
Apa itu Taara Beam yang baru diluncurkan?
Taara Beam adalah produk pertama yang dibangun di atas Taara Photonics Platform — platform komunikasi nirkabel berbasis optical phased arrays dan chip silikon, yang merupakan teknologi pertama di dunia jenisnya. Diumumkan 23 Februari 2026, Taara Beam mampu mengirimkan data hingga 25 Gbps dalam jangkauan 10 km, dapat dipasang dalam hitungan jam tanpa menggali tanah, dan berukuran sekotak sepatu. Ini berbeda dari Taara Lightbridge (generasi sebelumnya) yang masih menggunakan komponen mekanik (Taara Official, 23 Februari 2026).
Apa itu Series X Capital?
Series X Capital adalah dana ventura yang secara eksklusif berinvestasi pada spinout dari X moonshot factory. Menurut TechCrunch (November 2025), dana ini telah mengumpulkan lebih dari $500 juta dan dikelola oleh Gideon Yu, mantan eksekutif YouTube dan mantan CFO Facebook. Alphabet hanya menjadi LP minoritas dalam dana ini — sehingga perusahaan yang didanai benar-benar berdiri sebagai entitas independen di luar struktur Alphabet.
Apakah Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google relevan untuk Indonesia?
Ya, dengan dua cara langsung. Pertama, Taara — yang sudah aktif di 20+ negara — berpotensi menjadi solusi konektivitas untuk wilayah terpencil Indonesia tanpa memerlukan penggalian kabel serat optik. Kedua, Project Bellwether yang mempu memprediksi risiko kebakaran hutan hingga lima tahun ke depan sangat relevan untuk Indonesia yang sering menghadapi bencana hidrometeorologi. Secara filosofis, pendekatan moonshot X juga dapat diadopsi oleh ekosistem startup Indonesia.
Kesimpulan
Rahasia Alphabet Moonshot Proyek Gila Google adalah filosofi inovasi yang terstruktur, bukan sekadar kisah perusahaan besar yang berani membuang uang. Kuncinya sederhana namun keras: pilih masalah terbesar, rancang solusi yang terdengar mustahil, uji asumsi terburuk lebih dulu, dan bunuh ide yang tidak tahan uji — secepat mungkin.
Hasilnya nyata dan terverifikasi. Waymo kini bernilai $126 miliar (CNBC & Bloomberg, 2 Februari 2026) setelah lahir sebagai “proyek gila” mobil tanpa pengemudi. Taara baru meluncurkan chip yang memindahkan internet 25 Gbps lewat udara, tanpa kabel, tanpa menggali tanah (Taara Official, 23 Februari 2026). Project Bellwether memprediksi kebakaran hutan lima tahun ke depan menggunakan AI dan data satelit.
Untuk Indonesia — dengan 185 juta pengguna internet aktif, tantangan bencana tahunan, dan ekosistem startup yang terus tumbuh — memahami cara berpikir moonshot bukan sekadar inspirasi. Ini adalah peta jalan untuk membangun solusi nyata bagi masalah terbesar kita.
Referensi
- X Development. (2026). X: The Moonshot Factory — Official Website.
- X Development. (2026). The Factory — X Official.
- Wikipedia. (2026, Februari). X Development.
- TechCrunch. (2025, 2 November). Alphabet is increasingly launching ‘moonshot’ projects as independent companies — here’s why.
- CNBC. (2026, 2 Februari). Waymo announces $16 billion funding round.
- Bloomberg. (2026, 2 Februari). Waymo Raises $16 Billion From Alphabet, Others to Expand Service.
- Electrek. (2026, 2 Februari). Waymo raises massive $16 billion round at $126 billion valuation, plans expansion to 20+ cities.
- Taara Connect Inc. (2026, 23 Februari). Introducing the Taara Photonics Platform — and the First Product Built on It, Taara Beam.
- SiliconANGLE. (2026, 23 Februari). Google X spinout Taara launches Taara Beam to deliver fiber-like speeds through the air.
- We Are Social. (2025). Digital 2025: Indonesia.






