Ray Tomlinson, Sang Penemu Email dan Simbol At Pertama

·

·

image

Ringkasan: Ray Tomlinson mengirim email jaringan pertama di dunia pada 1971 saat bekerja di Bolt Beranek and Newman (BBN), kontraktor ARPANET. Ia menggabungkan program SNDMSG dan CPYNET, lalu memilih simbol @ untuk memisahkan nama pengguna dari nama komputer tujuan — format yang masih dipakai miliaran alamat email hari ini.

Apa itu Ray Tomlinson, Sang Penemu Email dan Simbol At Pertama?

Buku tahunan RPI dan kartu identitas pegawai BBN Technologies milik Ray Tomlinson di atas meja arsip sejarah.

Ray Tomlinson adalah insinyur Amerika yang menciptakan sistem email antar-komputer pertama pada 1971 di ARPANET, cikal bakal internet. Ia jugalah yang memilih simbol @ untuk memisahkan nama pengguna dari nama komputer tujuan dalam sebuah alamat.

Sebelum Tomlinson, pesan elektronik hanya bisa dikirim antar-pengguna dalam satu komputer yang sama. Terobosannya membuat pesan bisa melompat dari satu mesin ke mesin lain lewat jaringan — sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya.

Mengapa Ray Tomlinson Penting di 2026?

Perbandingan kartu pesan telegraf 1971 dan tablet menampilkan data 4,73 miliar pengguna email dunia tahun 2026.

Lima puluh lima tahun setelah eksperimen kecilnya di ARPANET, format alamat yang ia ciptakan — nama pengguna, simbol @, nama domain — masih menjadi standar global tanpa perubahan struktural berarti. Menurut estimasi industri berbasis data Radicati Group, jumlah pengguna email di seluruh dunia diperkirakan mencapai sekitar 4,73 miliar orang pada 2026, dan lebih dari 376 miliar email dikirim serta diterima setiap hari.

Yang membuat pencapaian ini istimewa bukan hanya soal skala, tapi soal daya tahan desainnya. Tomlinson tidak merancang email sebagai proyek resmi dari atasannya. Menurut juru bicara Raytheon (perusahaan yang kemudian menaungi BBN), penemuan itu lahir dari rasa ingin tahu saat ia “mencoba-coba” mencari kegunaan baru untuk ARPANET, bukan dari penugasan formal.

Di era di mana komunikasi digital didominasi aplikasi pesan instan dan platform kolaborasi berbasis AI, email tetap menjadi lapisan infrastruktur yang tidak tergantikan untuk identitas digital, verifikasi akun, dan komunikasi bisnis formal. Header pengirim, subjek, tanggal, dan isi pesan yang dirancang Tomlinson di sistem awalnya masih menjadi kerangka dasar setiap klien email modern.

Tonggak Sejarah dan Fakta Terverifikasi Ray Tomlinson

Plakat trofi Internet Hall of Fame dan medali IEEE Internet Award penghargaan Ray Tomlinson.

[Data berikut disusun dari sumber primer: Internet Hall of Fame, BBN Technologies, dan laporan berita saat kematiannya pada 2016]

TahunPeristiwaSumber
1941Lahir 2 Oktober di Amsterdam, New YorkInternet Hall of Fame
1965Lulus S1 Teknik Elektro dari Rensselaer Polytechnic InstituteInternet Hall of Fame
1971Bergabung dengan BBN, mengirim email jaringan pertama menggunakan gabungan SNDMSG dan CPYNETInternet Hall of Fame
2000Menerima George R. Stibitz Computer Pioneer Award dari American Computer MuseumInternet Hall of Fame
2001Menerima Webby Award dan masuk Rensselaer Alumni Hall of FameInternet Hall of Fame
2004Menerima IEEE Internet AwardInternet Hall of Fame
2012Resmi dilantik ke Internet Hall of FameInternet Hall of Fame
2016Meninggal dunia pada 5 Maret, dikonfirmasi oleh Raytheon Co.NPR, Gulf News

Tidak ada satu pun catatan resmi yang menyebut Tomlinson mematenkan penemuannya — email jaringan dirilis sebagai bagian dari infrastruktur ARPANET yang didanai pemerintah AS, bukan sebagai produk komersial pribadi.

Bagaimana Cara Kerja Email Pertama Ray Tomlinson — Step by Step

Lembaran kode sumber program modifikasi SNDMSG dan CPYNET yang digabungkan Ray Tomlinson untuk mengirim email antarkomputer.

Tomlinson tidak membangun email dari nol. Ia menggabungkan dua program yang sudah ada di lingkungan ARPANET menjadi satu sistem baru.

  1. Meneliti program yang sudah ada: Tomlinson mempelajari SNDMSG, program pengiriman pesan lokal antar-pengguna dalam satu komputer, dan CPYNET, program transfer file antar-komputer di ARPANET.
  2. Menggabungkan dua fungsi: Ia memodifikasi SNDMSG agar bisa memanggil fungsi transfer file dari CPYNET, sehingga pesan bisa “melompat” ke komputer lain, bukan hanya tersimpan di komputer yang sama.
  3. Menentukan format alamat baru: Untuk membedakan nama pengguna lokal dan nama komputer tujuan, Tomlinson butuh satu karakter pemisah yang tidak lazim dipakai dalam nama orang.
  4. Memilih simbol @: Ia memilih @ karena jarang muncul di nama, sudah tersedia di keyboard Model 33 Teletype yang ia pakai, dan secara makna berarti “at” atau “di” — cocok untuk menunjukkan lokasi tujuan.
  5. Menguji sistem antar-dua mesin: Uji coba pertama dilakukan antara dua komputer BBN yang duduk bersebelahan di ruangan yang sama, terhubung lewat ARPANET, bukan lewat sambungan langsung.
  6. Mengumumkan lewat penemuannya sendiri: Setelah yakin sistemnya berjalan, Tomlinson mengirim email kepada rekan-rekan kerjanya untuk menjelaskan cara memakai program baru itu — pengumuman pertama yang juga memakai email.

Tomlinson sendiri berulang kali menyatakan tidak ingat isi pesan uji coba pertamanya. Ia hanya memperkirakan kemungkinan besar berupa rangkaian huruf acak seperti “QWERTYUIOP”, karena isi pesan sama sekali tidak penting baginya saat itu.

Baca Juga Ilmuwan Ubah 1.200 Satelit Starlink jadi Pemindai Atmosfer Bumi

FAQ — Ray Tomlinson, Sang Penemu Email dan Simbol At Pertama

Apa itu Ray Tomlinson dan apa penemuannya?

Ray Tomlinson adalah insinyur BBN yang pada 1971 menciptakan email jaringan pertama di ARPANET dan memilih simbol @ sebagai pemisah nama pengguna dan nama komputer tujuan.

Bagaimana cara Ray Tomlinson menemukan email?

1) Ia mempelajari program SNDMSG dan CPYNET yang sudah ada di ARPANET. 2) Ia menggabungkan fungsi keduanya agar pesan bisa dikirim antar-komputer. 3) Ia memilih simbol @ sebagai pemisah alamat. 4) Ia menguji sistem itu antara dua komputer BBN yang berdekatan.

Apakah Ray Tomlinson mendapat bayaran atau paten dari penemuan email?

Tidak ada catatan resmi soal paten pribadi. Email lahir sebagai bagian pekerjaannya di BBN yang didanai proyek ARPANET milik pemerintah AS, dan Tomlinson memperolehnya lewat penghargaan industri seperti IEEE Internet Award dan gelar Internet Hall of Fame, bukan royalti komersial.


Ditulis oleh Tim Editorial, dengan riset lebih dari 12 tahun di bidang Mengenal Pencetus Teknologi Dunia.